BAGANSIAPIAPI-Sabdarepublik.
Plt Kadis Sosial Rohil, Satari,mengakui pihaknya memang tak pernah menertibkan para gepeng karena bakal kerepotan sendiri, tanpa rumah singgah untuk pengemis dan gepeng tersebut.Padahal jumlah gepeng di Bagansiapiapi terus bertambah setiap tahunnya.
Bermacam-macam modus yang digunakan, mulai jadi pengemis hingga berdalih membawa proposal bantuan.
Bermacam-macam modus yang digunakan, mulai jadi pengemis hingga berdalih membawa proposal bantuan.
"Kebanyakan pengemis itu berasal dari luar daerah. Bahkan ada juga yang nginapnya di salah satu wisma di Bagansiapiapi Kita lihat kebanyakan berasal dari Sumut," kata Satari kepada wartawan, Selasa (24/2/15) diruang kerjanya .
Meskipun sadar akan bertambah banyaknya para gepeng, namun dinsos dan satpol PP tak bisa berbuat banyak, seperti di kota lainnya.
"Memang banyak keluhan dari warga tentang banyaknya gepeng yang meminta uang di sejumlah pusat perbelanjaan. warung kopi maupun rumah kerumah. Namun Dinas Sosial saat ini belum bisa untuk menertibkannya. Apabila sudah berdiri rumah persinggahan di Rohil, kami berjanji akan menertibkan gepeng yang ada," ungkapnya.(andi)

Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.