Headlines News :
Home » » Proyek Semenisasi Bahu Jalan Dumai-Pekanbaru Asal Jadi

Proyek Semenisasi Bahu Jalan Dumai-Pekanbaru Asal Jadi

Written By Achmad Bawazir on Sabtu, 28 Februari 2015 | 13.42.00

Pekanbaru, Proyek semenisasi bahu jalan lintas Dumai-Duri-Pekanbaru beberapa kalangan menilai proyek tersebut asal  jadi, sehingga masyarakat meragukan mutu proyek tersebut, pasalnya semenisasi bahu jalan tersebut tidak di padatkan terlebih dahulu, bahu jalan digali dengan kedalaman 20 Cm lebar 1 meter tanpa dipadatkan, dan tanpa bes, kemudian dilapis dengan plastic warna hitam sebagai lantai kerja lalu dicor, dikhawatirkan semenisasi bahu jalan yang dibiayai menggunakan dana APBN tahun anggaran 2013 - 2014 . Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaaan Umum RI melalui BPJN Wilayah II Riau bakal tidak bertahan lama. ujar Ketua Umum LSM Pemantau Asset Daerah (PAD) Riau Chairuddin belum lama ini.
Menurut Chairuddin untuk menjaga mutu agar proyek tersebut bertahan lama, mestinya semenisasi bahu jalan tersebut di bes dan dipadatkan sebagai lantai kerja, setelah itu kemudian di cor sehingga mutu semenisasi bahu jalan lintas Dumai – Duri - Pekanbaru tersebut bisa bertahan lama, ujarnya
Kerusakan bahu jalan yang telah di semenisasi oleh BPJN Wilayah II Riau terdapat di sepanjang jalan lintas propinsi Dumai – Duri – Pekanbaru. bahu jalan yang rusak tersebut terdapat puluhan titik pada ruas jalan lintas yang merupakan jalan Negara yang dibiayai melalui dana APBN meski masih dalam perawatan, kondisi bahu jalan  yang rusak parah tersebut patah-patah. ujarnya
Kerusakan bahu jalan yang disemenisasi tersebut  pada ruas Jalan lintas propinsi yakni Simpang Petapahan – Minas kemudian Jl. Lintas Simpang Bangko – Duri dan Dumai-Duri bahu jalan yang disemenisasi tersebut pada kiri - kanan jalan lintas Propinsi yang dibiayai APBN, pekerjaan semenisasi pada bahu jalan tersebut dilaksanakan tahun anggaran 2013-2014 semboyan BPJN Wilayah II Riau dengan sebutan mempertahankan mutu proyek menjadi pertanyaan, soalnya bahu jalan tersebut telah banyak yang kondisinya rusak parah, patah-patah, namun hingga saat ini belum juga diperbaiki padahal masa perawatan masih menjadi tanggungjawanb pemborong.ujarnya (s.purba)
Share this post :

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. sabdarepublik - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger