Headlines News :

About

Jadwal Sholat

Tampilkan postingan dengan label Pilkada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilkada. Tampilkan semua postingan

Yusfar Isyaratkan Alihkan Dukungan IPP ke Ide ?

Pasca gagal mendapat dukungan partai Gerindra untuk maju sebagai Bakal Calon Walikota Pekanbaru, Yusfar, mengisyaratkan dukungan Ikatan Pemuda Pekanbaru (IPP) yang dipimpinnya ke balon salah satu calon Walikota Pekanbaru, Apakah kepada Destrayani Bibra alias Ide ?

Hal ini terungkap saat Yusfar dengan tim Sahabat Bang Yusfar (SBY) menggelar jumpa pers di Posko Rumah SBY Jalan Tanjung Uban Pekanbaru, Ahad (25/9/2016). Diungkapkan Yusfar pengalihan dukungan ini akan diumumkan nanti setelah verifikasi paslon dari KPU.

"Kita akan umumkan nanti setelah verifikasi KPU. Tapi pada prinsipnya kita akan berikan dukungan penuh pada putra asli Pekanbaru yang akan membangun Pekanbaru sesuai dengan keinginn dan keperluan masyarakat Pekanbaru," ungkapnya tegas.

Dalam kesempatani tu Yusfar menjelaskan bahwa dirinya belum diberikan kesempatan untukmenjadi calon walikota karena tidak mendapatkan dukungan partai. Meskipun sudah berusaha untuk mewujudkan keinginan dan harapan simpatisan dan pendukungnya, terutama anggota dan keluarga besar IPP yang saat ini berjumlah sekitar 78.000 an.

Yusfar selaku ketua IPP Pekanbaru menyatakan bahwa akan mendukung calon yang mempunyai visi dan misi yang sama dan sejalan dengan mereka, yang jelas orang yang tahu dan mengerti dengan masyarakat kota Pekanbaru.

"Kita belum mau ungkapkan nama yang kita dukung siapa diantar tiga calon tersebut, yang jelas kami mendukung yang akan membangun kota Pekanbaru menjadi lebih baik lagi," tambahnya.

IPP menurut Yusfar akan fokus pada paslon yang lolos verifikasi dan komit pada tujuan menjadikan Pekanbaru kota Bertuah yang sebenarnya.

"Kita akan berikan dukungan penuh moril dan materil bahkan Posko ini juga akan jadi posko pemenangan calon yang kita dukung itu nanti," tambahnya. (Tim)

Al Azmi : Amril Bukanlah Milik Keluarga

Amril Mukminin, Sabtu (6/2/2016) mengadakan syukuran di kediaman pribadinya di Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir. Helat itu ditajanya sebagai ungkapan rasa syukur atas ditetapkan dirinya sebagai Bupati Bengkalis terpilih periode 2016-2021 hasil Pilkada serentak pada 9 Desember 2015 lalu.

Selain pasangannya Wakil Bupati Bengkalis terpilih H Muhammad, hadir dalam kegiatan yang dihadiri ribuan masyarakat se-Kabupaten Bengkalis itu, diantaranya Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie, Sekretaris Daerah H Buhanuddin dan sejumlah anggota DPRD Bengkalis.

Pada kesempatan itu, mewakili keluarga besarnya Al Azmi mengingatkan bahwa saat ini Amril bukan hanya milik keluarga maupun tim sukses dan relawan. Tapi sudah menjadi milik seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis.

Karena itu adik kandung Amril tersebut mengingatkan agar keluarga besarnya, tim sukses dan relawan dapat mendukung sepenuhny. Menjadi tauladan bagi masyarakat yang lain. Misalnya tidak meminta jabatan ataupun proyek kepada Amril Mukminin.

Di bagian lain Kepala Desa Muara Basung in juga mengingatkan agar dalam memilih pejabat yang akan membantunya Amril menempatkan orang-orang sesuai dengan keahliannya. Betul-betul orang yang profesional.

"Meskipun dalam mengangkat dan menempatkan seorang pejabat di Pemerintah Kabupaten Bengkalis merupakan hak preogratif bupati, namun kami berharap pejabat yang diangkat dan ditempatkan tersebut nantinya benar-benar yang profesional. Sesuai kemampuan yang dimiliki serta betul-betul dapat membantu Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis. Bukan karena faktor yang lainnya," tegas Al Azmi

Tangkal Karhutla, Polda Riau Bangun Blocking Kanal

Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis, dijadikan desa pilot project pembuatan blocking canal (sekat kanal) oleh pihak Polda Riau. Langkah ini sebagai antisipasi dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan, daerah percontohan daerah lain di Kabupaten Bengkalis.

Area yang menjadi pilot project merupakan lahan gambut yang berada di Jalan Wonosari Tengah Dusun Tanjung Sari di sepuluh titik. Pembuatan kanal blocking mulai dilakukan pada Jumat (5/2/2016) diikuti oleh Kapolres Bengkalis, AKBP Aloysius Supriyadi, Kasat Binmas, AKP Anindhita Rizal, Kepala Desa Wonosari, Suswanto, anggota Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), Linmas dan aparat desa, serta beberapa masyarakat setempat dan dibantu beberapa karyawan dari PT. Meskom Agro Sarimas.

Kehadiraan Bhabinkamtibmas untuk mempelajari cara pembangunan kanal blocking agar bisa diterapkan di wilayah tugas mereka. Bhabinkamtibmas yang diikutsertakan adalah perwakilan dari 8 kecamatan, se-Kabupaten Bengkalis

Kepala Polres Bengkalis, AKBP Aloysius Supriyadi mengatakan penetapan desa Wonosari sebagai daerah percontohan (pilot project) pembuatan bloking kanal, untuk mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan. Mengingat, selama ini Desa Wonosari merupakan salah satu daerah langganan kebakaran lahan. "Dengan adanya kanal bloking ini diharapkan bisa memberi kelembaban lingkungan tanah agar tidak kering sehingga mencegah terjadinya kebakaran.

Meskipun terjadi kebakaran, adanya kanal blocking ini dapat membantu pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) dalam memenuhi kebutuhan pasokan air sehingga api dapat segera dipadamkan," jelasnya.

Kapolres menghimbau warga untuk bersama-sama membersihkan lingkungan kanal blocking agar aliran air dapat berjalan lancar. Selain itu masyarakat juga disarankan agar tidak membuang puntung rokok dan membakar sampah sembarangan dan hal-hal lain yang dapat menyebabkan kebakaran.

Sementara itu, Penjabat Bupati Bengkalis, Ahmad Syah Harrofie, menyambut baik atas penunjukan Desa Wonosari sebagai pilot project blocking canal. Tentunya sebagai daerah percontohan, menjadi sebuah tantangan bagi masyarakat dan segenap aparatur pemerintahan untuk bersama-sama mengambil langkah-langkah dini mencegah karlahut di Negeri Junjungan ini.

Pembuatan bloking kanal pada saat ini yakni musim hujan dinilai sangat tepat. Ketika memasuki musim kemarau atau panas, air di kanal tidak terbuang begitu saja, sehingga permukaan tanah gambut tetap lembab. “Hendaknya, langkah pihak kepolisian ini diikuti oleh masyarakat. Sebab langkah ini sebenarnya sudah diterapkan oleh orang-orang terdahulu, hanya saja saat ini mulai diabaikan,” ungkap Ongah Ahmad (adis)
 

Featured Post 3

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. sabdarepublik - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger